10 Konsol Terburuk yang mungkin kamu belum tahu

 


10 Konsol Gagal yang mungkin kamu belum tahu - Lebih dari 40 tahun video game telah diperkenalkan ke dunia, sampai saat ini vieo game terus berkembang dan bahkan berkat adanya viddeo game, saat ini sudah banyak melahirkan gamer-gamer berkualitas baik dalam maupun luar negeri. Seperti yang mungkin kamu sudah tau, bahwa konsol terlaris di dunia hingga saat ini adalah Playstation 2, namun banyak juga perusahaan game besar yang gagal untuk mempopulerkan konsol andalannya, entah itu sega, nintendo dan bahkan sony. 

Pada kali ini saya akan membahas konsol yang jarang terdengar atau bahkan tidak pernah kamu kenal yang mencoba bersaing diindustri game, namun gagal dipasaran, konsol apakah sajakah itu? 

1. View-Master Interactive Vision

Konsol ini diperkenalkan pada tahun 1988, dan dipasarkan ke wilayah amerika pada tahun 1989. Konsol buatan View-Master Ideal Group ini sebenarnya dibuat untuk orang-orang yang berkebutuhan khusus. Sebuah konsol game interaktif yang menggunakan karakter yang terkenal pada jaman itu seperti Muppet Show, Sesame Street hingga Disney. 



Keunikan dari konsol ini adalah game ini mengunakan VCR dan video tape, bukan menggunakan cartridge. Dengan Joystick yang menggunakan 5 tombol warna berbeda, mungkin akan kesulitan memainkannya dengan bentuk joystick yang seperti ini. Namun sayangnya konsol ini tidak laris dipasaran walaupun sudah membayar mahal untuk lisensi karakter-karakter terkenal pada saat itu.

2. Casio PV-1000

Bila kamu mengenal brand casio, pasti teringat dengan produk jam tangan yang terkenal. Ternyata memang perusahaan casio pernah mengeluarkan produk konsol untuk bersaing di industri video game di tahun 1983. Dengan menggunakan tampilan resolusi 256 x 192 pixel dengan 8 warna serta menggunakan 2 KB RAM saja.



Game yang terdapat di konsol ini kebanyakan game yang terkenal di platform arcade (ding-dong) pada waktu itu, seperti dug-dug, galaga, space panic, dan sebagainya. Namun kabarnya konsol ini ditarik peredarannya oleh Casio karena sangat buruknya penjualan konsol ini, hanya beberapa minggu saja setelah konsol ini dirilis. Karena inilah, para kolektor sangat memburu konsol Casio ini dan berani untuk membayar mahal.

3. Epoch Cassette Vision

Bagi yang belum tahu, konsol ini merupakan konsol pertama kalinya di buat dan di pruduksi di jepang, bahkan sebelum famicom atau Nintendo Entertainment System (NES). Sejak perilisannya pada tahun 1981, konsol ini merupakan saingan Atari 2600 VCS yang sudah populer pada saat itu. Konsol ini pun gagal meraih minat para gamer saat itu, karena Epoch Cassette Vision tidak memiliki game-game yang terkenal yang sedang booming di kala itu, bahkan beberapa gamenya hanya meniru game-game terkenal dengan judul lain.



Epoch Cassette Vision juga kurang nyaman dimainkan, terutama apabila dimainkan oleh 2 pemain, karena controller konsol ini menyatu dengan mesinnya, sehingga ini mungkin salah satu kegagalan konsol ini untuk bersaing di industri game dan gagal bersaing dengan Atari.

4. Funtech Super A’Can

Konsol ini dibuat oleh Funtech atau Dunhuang Tehnology yang berbasis di negara Taiwan. Funtech Super A’Can menggunakan Chip Motorola 68000 yang digunakan juga oleh konsol Sega Mega Drive, Neo Geo dan Atari. 



Yang membuat konsol ini gagal dipasaran adalah, Funtech Super A’Can ini bisa dikatakan telat perilisannya. Konsol ini awalnya di rilis pada tahun 1995, pada tahun itu teknologi video game sudah beralih ke grafis 3D. Dan pesaingnya sangat berat pada waktu itu seperti Sony Playstation, Sega saturn dan 3DO. Hanya dalam setahun saja, Funtech Super A’Can dikatakan gagal bersaing dan ditarik peredarannya.

5. Bandai Playdia

Perusahaan besar Bandai pun tidak luput oleh kegagalan dalam merilis konsol yang sempat di buat pada tahun 1994 ini. Konsol bernama Bandai Playdia ini menggunakan CD-ROM untuk gamenya yang disebut BA-X pada awalnya, namun sejak perilisannya diubah menjadi Bandai Playdia, karena banyak orang lebih familiar dengan nama "Bandai".



Keunikan ari konsol ini adalah, mengunakan controller tanpa kabel (infrared), ketika konsol lain masih menggunakan kabel untuk menghubungkan controller dari mesinnya. Untuk gamenya juga ebagian besar adalah game-game dari karakter mainan yang di produksi oleh bandai, seperti Dragon ball, Gundam dan sebagainya. Sayangnya konsol ini pun gugur dan hanya bertahan 2 tahun saja.

6. VTech Creativision

Konsol ini dirilis pada tahun 1981 oleh perusahaan Vtech di Hongkong. Menggunakan prosessor 2 Mhz 6502 yang merupakan prosessor yang dipakai oleh NES, Commodore 64 dan Atari 7800. VTech Creativision ini juga merupakan konsol dengan spesifikasi yang sangat tinggi pada waktu itu diatas Atari 2600 VCS dan Mattel Intellivision yang sudah populer.



Konsol dengan Spesifikasi tinggi-pun juga tidak ada jaminan bahwa akan laris dipasaran. Nyatanya bahwa VTech Creativision kalah bersaing dengan Atari 2600 VCS yang sudah berhasil merebut hari para gamer saat itu. Pada tahun 1986, konsol ini mengaku kalah dan undur diri dari industri video game

7. Bally Astrocade

Lebih dikenal dengan Bally Arcade ini sebenarnya sudah dirilis pada bulan desember 1977 namun hanya sebatas order via surat dan mulai dipasarkan ke retail pada tahun 1978. Sebenarnya perusahaan Bally sudah berkecimpung di game arcade, namun mereka memiliki gagasan sendiri untuk mengembangkan konsol, serta memasarkannya sendiri.



Lagi-lagi kegagalan yang didapat oleh Bally Astrocade ini, karena kalah bersaing dengan atari 2600 yang rilis di tahun yang sama dengan keunggulan grafis yang lebih baik, CPU yang lebih cepat dan suara 3 channel. Perusahaan Bally merupakan cikal bakalnya menjadi perusahaan game besar Midway yang telah sukses merilis game Mortal Kombat dan NBA JAM.

8. APF Imagination Machine

Konsol ini merupakan salah satu konol tertua didunia, dengan awal di rilis pada tahun 1977 dan terkenal di tahun 1979 untuk bersaing engan Atari 2600 VCS. Konsol ini mempunyai kelebihan yang tidak ada pada konso lain di jaman itu. APF Imagination Machine dapat dihubungkan ke modul komputer IM-1 dan kemudian terhubung ke sejumlah perangkat lain seperti drive disk, printer dan bahkan modem. Konsol ini Secara spesifik cukup sebanding dengan pesaingnya dengan resolusi tinggi dan rendah hingga 8 warna dengan 1 saluran suara. 



Kekurangan dari konsol ini adalah harganya sangat mahal pada saat itu dan hanya merilis game sebanyak 15 judul game saja. Sebenarnya versi terbaru dari konsol ini sudah dijalankan, namun gagal untuk muncul kepasaran, karena kegagalan konssol versi sebelumnya.

9. Casio Loppy

Mengalami kegagalan sebelumnya pada konsol Casio PV-1000, Prusahaan cassio pun berlanjut untuk mencoba peruntungannya di tahun 1995 dengan Casio Loppy dengan sistem 32-bit yang canggih pada saat itu. Konsol ini dikenal juga dengan My Seal Computer dan SV-100 yang sebenarnya dikhususkan untuk pasar perempuan muda. Menariknya dari konsol ini adalah, kamu bisa dihubungkan ke berbagai perangkat seperti printer, DVD Player dan mouse yang memungkinkan kamu bisa mencetak hasil kreasi sendiri pada game Casio Loopy. 



Walaupun sudah mencoba di konsol ini, hanya 11 Judul game yang berhasil dihasilkan oleh Casio Loppy, dan kegagalan pihak casio ini menyadarkan bahwa Casio selamanya harus fokus pada produk jam, keyboard dan lainnya yang sudah menjanjikan saat ini.

10. Apple Bandai Pippin

Kali ini Bandai mencoba peruntungan berikutnya dengan menggandeng perusahaan komputer terkenal yaitu apple, sebuah kolabirasi antar 2 negara (Jepang-Amerika) yang menghasilkan sebuah konsol yang digadang-gadang memiliki spesifikasi yang tinggi pada saat itu (1996). Uniknya nama konsol ini di Jepang bernama Atmark dan di Eropa bernama @WORLD



Bukan jaminan 2 perusahaan besar dunia yang berkolaborasi menjadikan sebuah konsol video game sukses. Bahkan Apple Bandai Pippin ini merupakan kegagalan dalam sejarah video game sepanjang sejarah yang mengalami kerugian terparah. dari 100.000 Unit pada awal perilisannya, hanya terjual sebanyak 42.000 unit saja. Judul yang sudah terkenal seperti Power Ranger-pun tidak membantu untuk mengangkat konsol ini dipasaran. Bahkan tercatat sebagai "25 Worst Tech Products of All Time" versi majalah PC world diurutan ke 22.

Sejak kejadian inilah Bandai akhirnya meemutuskan untuk bergabung dengan perusahaan game Namco yang merubah namanya menjadi Bandai Namco. Untuk Apple sendiri saat ini belum berniat untuk membuat konsol game lagi. 

Mungkin ada pendapat lain mengenai konsol-konsol yang gagal dipasaran selain list yang saya sebutkan tadi? komen saja dibawah...

Post a Comment

أحدث أقدم